MENDIDIK , MERAWAT , MEMBESARKAN , MENYAYANGI , MENCINTAI , PENUH KASIH UNTUK JADI JUARA
Kamis, 07 November 2013
Jumat, 01 November 2013
Beberapa langkah pertolongan pertama yang dapat dilakukan ketika bayi anda kejang saat demam :
- Anda dapat memindahkan bayi anda ke tempat yang aman seperti kasur atau lantai, jauhkan dengan benda-benda yang dapat membahayakan anak anda, termasuk benda keras dan benda tajam.
- Ketika bayi anda muntah, segera miringkan posisi kepala nya ke bagian sisi kanan atau kiri sehingga muntahan dapat mudah mengalir dari mulut bayi, hal ini juga dapat membantu bayi agar tidak tersedak.
- Ketika bayi anda kejang, sebaiknya anda menghindari pakaian yang ketat dikarenakan akan membuatnya kesulitan untuk bernafas.
- Setelah anak anda benar-benar sadar, anda dapat menurunkan suhu tubuhnya dengan cara mengompres menggunakan air hangat
- Jangan memasukan benda benda seperti sendok ke dalam mulut bayi anda dikarenakan akan memicu tersedak dan terganggunya pernafasan
- Sebaiknya anda jangan menahan atau menggendong selama bayi anda sedang kejang karena akan memicu terjadinya kondisi yang buruk pada anak anda.
- Setelah anak anda diberikan pertolongan pertama, bukan berarti tidak memberikannya penanganan medis, bagaimanapun anak anda sangat membutuhkan beberapa obat-obatan sesuai dengan resep dokter, oleh karena itu bawa segera anak anda ke dokter untuk mendapatkan penanganan medis.
PERKEMBANGAN BAYI MINGGU PERTAMA
Pada minggu pertama atau kedua setelah persalinan tugas anda hanyalah
merawat bayi anda dan berusaha untuk mengenalnya. Sebisa mungkin
usahakan untuk cukup beristirahat, tapi jangan lupa melakukan senam
pasca melahirkan untuk memulihkan peredarahan darah anda dan
mengembalikan otot-otot yang meregang ke bentuk semula. Selama beberapa
minggu pertama mungkin kebiasaan makan dan tidur bayi anda belum
terpola, namun dengan mempelajari perilaku dan kebiasaannya, anda akan
segera menemukan cara terbaik untuk mengatasinya dengan baik.
Bila hendak disusui dengan asi, pada awalnya bayi akan sering menuntut
untuk menyusu, setiap kali dalam jumlah sedikit. Proses ini akan
membantu mendorong persediaan susu anda, dan membuat anda harus sering
bersentuhan fisik dengannya. Disamping itu hisapan tersebut akan
merangsang rahim anda untuk mengerut kembali ke bentuk awal sebelum
kehamilan. Akibat dari kontak awal ini, 80% dari waktu terjada bayi akan
terpakai untuk menatap wajah anda. Kini daya tangkap utamanya berada
pada tingkat yang paling teliti, dan karena ia mendapatkan segalanya
dari anda, tanpa menyentuh, mendengar suara, serta menghirup aroma tubuh
anda, ia tak akan terangsang untuk menggunakan dan mengembangkan
kemampuan yang sudah dibawanya saat dilahirkan.
Beberapa refleks awalnya akan menghilang begitu sistem syarafnya telah
berkembang, namun bayi akan mengembangkan anggota tubuhnya dan
mencengkeramkan, tangannya erat-erat pada anda di saat terkejut. Ciri
khas yang lain yang mengirigi bayi saat baru dilahirkan juga lenyap
setelah beberapa minggu. Kepalanya yang memanjang kini mulai membulat,
rambut-rambut halu yang menutupi tubuhnya berguguran, warna kulit dan
kotorannya akan lebih normal. Mungkin bayi masih suka tidur dengan
posisi janin, namun akan lebih rileks dengan belaian dan usapan lembut.
Kepala bayi masih perlu ditopang saat anda mengangkatnya, namun bayi
akan semakin bisa mengendalikan kepalanya, terutama bila anda sering
menggendongnya.
Begitu ASI anda mengali dengan lancar dan selera makan bayi anda telah
berkembang, menyusunya mulai semakin jarang dan waktu menyusunya akan
lebih lama. Namun waktu terbanyak yang dihabiskannya dihadapan payudara
anda, bukanlah menyusu, justeru menikmati kontak, pembicaraan sambil
sesekali mengisap payudara anda. Tak satupun kata yang terbuang percuma.
Bahkan saat ia berbaring sendirian dalam ayunannya, bayi akan menikmati
suara anda yang sudah sangat dikenalinya. Dengan segera anda belajar
untuk bereaksi dan menyesuaikan diri dengan kebutuhan bayi anda, yang
akan mendapat imbalan dalam bentuk tanggapan dan rasa puas si bayi.
Langganan:
Komentar (Atom)
